Sepeda Gaek

Masukan dari September 2008

MENSYUKURI NIKMAT DALAM MENGGAPAI RIDHO ALLAH

26 September 2008 · & Komentar

Tanpa terasa bulan Ramadhan, bulan penuh rahmat, maghfiroh dan pembebasan dari siksa neraka telah kita lalui. Ramadhan pergi seiring putaran waktu, membawa sejuta kesan dan kenangan bagi orang yang beriman dan dalam meningkatkan derajat ketaqwaannya. Kita berharap ibadah yang kita lakukan sebulan penuh tersebut merupakan ibadah dengan iman dan ihtisab, sehingga kita memperoleh ampunan-nya, sebagaimana sabda Rasulullah SAW:

“man shaama ramadhana imanan wah tisaban ghufira lahu ma taqaddama min dzanbihi”.

Siapa yang menjalani puasa ramadhan dengan keimanan dan berharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya akan terampuni.

Puasa di bulan ramadhan telah mendidik kita untuk menahan lapar, haus, serta perilaku fisik lain yang dapat membatalkan-nya. Ini pelajaran berharga bagi ummat islam sebagai modal yang besar dalam menapaki perjalanan hari-hari yang akan datang dengan lebih baik. Setidak-tidaknya, tiga pelajaran berharga dari ramadhan dan puasa yang kita peroleh. Pertama; membuat ummat islam menjadi pribadi yang tangguh dan berdisiplin. Kedua; menjadikan ummat islam menjadi pribadi yang peka dan tanggap secara sosial. Ketiga; menjadikan ummat islam siap lahir dan bathin untuk berbuat baik dan bijaksana terhadap masyarakat sekitarnya.

Ramadhan tahun ini telah kita lalui dengan memperoleh berbagai pengalaman yang berharga, dan hendaknya dapat kita ambil hikmahnya guna memperbaiki langkah-langkah kita untuk menyongsong masa depan yang lebih baik dengan sebuah semangat persaudaraan dan kebersamaan yang disirami oleh cahaya nilai-nilai agama.

Inilah barangkali yang perlu menjadi renungan kita disela-sela kita merayakan Idul Fitri, sehingga hari raya kita tetap menjadi lebih bermakna. Selanjutnya mari kita memohon ampunan, petunjuk dan bimbingan serta pertolongan dari Allah SWT, semoga Allah measukkan kita kedalam hamba-hambanya yang pandai bersyukur, mentaati perintah-nya dan menjauhkan kita dar azab dan siksa-Nya yang sangat pedih.

rabbana firlana dzunubana waliwalidina wal muslimina wal muslimati wal mukminina wal mukminatil ahya’i munhum wal amwat. Rabbana firlana wali ikhwatinal ladzina sabakhuna bil imani wala taj’al fi kulubina khila lilladzina amanu, rabbana innaka ra’ufur rahim”.

Ya Allah, gantilah kesedihan kami dengan kesenangan, jadikan kesedihan itu awal kebahagiaan, dan sirnakan rasa takut dari hati kami menjadi rasa tentram.

Ya Allah, dinginkan panasnya kalbu dengan air keyakinan dan padamkan bara jiwa dengan air keimanan.

Ya Rabby, tuangkan dalam jiwa yang bergolak ini kedamaian, dan ganjarlah dengan kemenangan yang nyata. Wahai Rabby, tunjukkanlah pandangan kami pada cahaya Mu, bimbinglah sesatnya jalan ini ke arah jalan Mu yang lurus dan tuntunlah kami menuju hidayah Mu.

Ya Allah, sirnakan keraguan terhadap fajar yang pasti datang dan memancar terang, dan hancurkan perasaan jahat yang ada di hati kami dengan secercah sinar kebenaran Mu.

Ya Allah, kami berlindung kepada mu dari setiap rasa takut yang mendera, hanya kepada Mu kami bersandar dan bertawakkal, hanya kepada Mu kami memohon, hanya dari Mu-lah semua pertolongan.

Ya Allah, jadikanlah kami imam bagi orang yang bertaqwa, dan satukan hati kami untuk mewujudkan dan membesarkan keagungan Mu.

(Kutipan sebagian bahan Khotbah Bpk. H. Afifi Lubis, SH (Wakil Walikota Sibolga/Pelindung SGBC) dalam Pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1429 H bertempat di Lapangan Simare-mare Sibolga)



Kategori: Rupa-rupa

Tips dan Trik Berburu Sepeda Tua

24 September 2008 · & Komentar

By : laexs

Wah perburuan yang sangat melelahkan dan tanpa hasil..he..he . Hal seperti itu sangat wajar bang dalam berburu sepeda tua tapi justru di situ letak kenikmatannya apalagi kalau sampai dapat.

Yang perlu di perhatikan dalam mencari sepeda tua adalah jangan terlalu buru-buru dan banyaklah bertanya pada kawan-kawan yang mengerti tentang sepeda tua bagaimana kriteria dan jenis sepeda yang layak untuk dikoleksi karena jangan sampai nanti menyesal.

Memang sepeda tua sekarang sukar untuk dicari karena sudah banyak orang yang memburunya dan yang lebih menghawatirkan sekarang banyak sekali sepeda tua yang aspal alias palsu…sedikit trik dari saya apabila abang ketemu dengan sepeda yang kira-kira bagus akan tetapi masih ragu akan merk maupun keadaanya jangan buru-buru ditinggalkan karena namanya sepeda tua sekarang gak boleh “meleng” sedikit, kita meleng keburu disamber orang. Caranya abang kasih DP aja berapapun sebagai tanda jadi (ga usah banyak-banyak 50 ribu atau 100 ribu) lalu abang foto ataupun kembali lagi dengan kawan yang mengerti sepeda, minta pendapatnya kalau bagus barang kan sudah milik abang karena sudah di DP-in kalau ga bagus ya hilang 50-100 ribu ga masalah dari pada menyesal..ya ga.

Hanya itu saran saya bang n salam kenal. (Laexs)

Thanks

————

Postingan : dikutip dari Teropong Kaca komentar bang “Laexs” atas tulisan “Suka Duka Pencari Sepeda Tua”

Kategori: Tips & Trik

Jadikan Ontel Sebagai Kebutuhan Bukan Trend Semata

17 September 2008 · & Komentar

 

 

 

 

 

 

 

 

” Kita harus tanamkan bahwa naik sepeda itu sehat, hemat, anti polusi. Naik onthel jangan dijadikan sebagai trend semata tapi jadikanlah sebagai kebutuhan,” ujar onthelis dari Kota Sibolga ini dengan penuh semangat”.

Ini adalah petikan dari wawancara yang dilakukan oleh Teropong Kaca dengan Kurniawan Kantinoko melalui chatting dengan fasilitas Yahoo Massenger di intenet untuk bercerita tentang sepeda. Pembicaraan ini terpaksa dilakukan melalui chatting di Yahoo Massenger karena beberapa kali janji untuk ketemu selalu gagal dilaksanakan karena kesibukan masing-masing. (lagi…)

Kategori: Story · ceria

Senam Onthel

13 September 2008 · & Komentar

Untuk mencari variasi kebugaran dalam bersepeda onthel perlu kiranya dilakukan variasi. Bersepeda ontel tidak melulu harus mengayuh sepeda di jalanan tetapi dapat juga dilakukan dengan variasi senam aerobik dengan sedangkan sepeda onthel sebagai alat bantu dalam melakukan gerakan-gerakan yang dilaksanakan, tentunya juga diiringi oleh musik sebagai penambah kemeriahan suasana dan kegembiraan. Senam ohtel ini dilakukan oleh Amir Hamzah yang merupakan pecinta onthel di Kota Sibolga di lapangan Simare-mare Sibolga. Dilakukan dengan gerakan-gerakan yang rilek dan jenaka.

(lagi…)

Kategori: aksi · ceria

Pasar Murah SGBC Peduli Diminati Masyarakat

1 September 2008 · 1 Komentar

Sebagai kepedulian kepada masyarakat kurang mampu dalam rangka menyambut bulan suci Ramadahan kelompok pecinta tua di Kota Sibolga yang tergabung dalam SGBC mengadakan kegiatan Pasar Murah pada minggu (30-08-2008) bertempat di di Pelataran Parkir Stadion Horas Jl. Diponegoro Sibolga. Seluruh anggota Sepeda Gaeck Bicycle Club terlihat bahu membahu bekerja untuk menyukseskan acara yang digelar. Setiap masyarakat yang datang langsung dilayani dengan ramah oleh petugas pasar murah ini. Diantara panitia yang bertugas terlihat juga para “srikandi ontel” yang bertugas mencatat di buku register, menerima uang dan juga memeriksa setiap kupon yang datang. Para wanita srikandi ontel ini adalah Nurhayati (Atik), Irwani (Ita), Vaulina, Nurmida, Sri Rahmadhani, Oni, dan Kurnia Afriani (Nia). (lagi…)

Kategori: aksi

SGBC Meriahkan Pawai Ta’aruf Sambut Ramadhan

1 September 2008 · 1 Komentar

Komunitas penggemar sepeda tua Sibolga Gaeck Bicycle Club (SGBC) Bersama ribuan masyarakat Kota Sibolga mengikuti Pawai Ta’aruf menyambut bulan suci Ramadhan Kamis (28-08-2008). Rombongan mengambil titik start dari Jalan Dame Kelurahan Aek Habil, Sibolga tepatnya di Komplek Perguruan Muhammadiyah. Suasana religius ontelis terpancar dari busana yang dikenakan oleh anggota SGBC. Kebanyakan anggota SGBC memakai pakaian koko yang dipadu dengan topi lobe ataupun peci berwana hitam mengelilingi Kota Sibolga. (lagi…)

Kategori: aksi