Sepeda : Segar Bugar

Sabtu 19 Juli 2008 sejak subuh dini hari hujan deras terus membasahi tanah di Teluk Tapian Nauli. Dijadwalkan pagi ini akan dilaksanakan acara bersepeda ontel ke rumah rekan kami yang bernama Tua. Sejak jam 05.30.00 Wib kami mulai saling SMS-an untuk memastikan acara bersepeda gaek pagi ini tetap dilanjutkan, cuma waktu keberangkatannya saja yang di tunda. Doa yang dipanjatkan oleh para onhtelis akhirnya terkabul, hujan reda juga.
Sebanyak 8 (delapan) orang ontelis Kota Sibolga yakni : Amir Hamzah, Zulfahri (teropongkaca.com), Donal, Julianus, Dian_naid, Rio, Iwan_Kantin, Putra Lubis mulai berangkat sekitar jam 11.00 Wib. Titik kumpul keberangkatan adalah rumah Bapak Amir Hamzah yang juga didaulat sebagai ketua rombongan kali ini. Setelah menjalani rute sekitar 10 KM kami sampai di rumah sahabat kami yang bernama Tua (bukan sepeda tua maksudnya tapi kami memanggilnya demikian). Suasana alam pedesaan langsung terpancar dari sekitar kediaman tersebut. Sangat mudah dijumpai kerbau, burung bangau, bebek, angsa di hamparan sawah yang membentang luas di permadani alam itu.
Sesampainya di kediaman Tua yang asri dan nyaman, para onthelis mulai aktifitas masing-masing. Beberapa ekor ayam langsung dipenggal lehernya untuk dijadikan santapan siang itu. Kayu arang mulai dinyalakan sebagai persiapan pembakar ayam yang akan disajikan. Istri Pak Tua (bernama Sri) juga sibuk di dapur membersiapkan bumbu terbaik dan terlezat. Canda dan tawa keakraban tercipta dalam susana harmonis sesama penggemar sepeda tua di Pantai Barat Sumatera ini.
Sesuai dengan koridornya matahari siang telah tepat diubun-ubun, perut mulai mengalunkan musik alam sebagai tanda sudah keroncongan. Dengan sigap dan tangkas 12 (dua belas) ekor ayam panggang yang telah diracik dengan bumbu istimewa menjadi hidangan kebesaran siang itu. Hidangan ayam bakar disikat habis oleh semua rekan-rekan. Dampak nyata yang langsung dirasakan adalah keringat yang bercucuran pertanda perut sudah nyaman. Hidangan air kelapa muda juga menjadi minuman andalan kali ini, sedap nian rasanya…!!!
Jalanan di kaki gugusan pegunungan Bukit Barisan adalah rute alam yang lalui dalam bersepeda ontel kali ini. Jalanan menanjak tinggi, juga jalan menurun curam menjadi menjadi lintasan mengasyikan dan tantangan yang mendebarkan, resikonya bisa-bisa bibir kita mencium tanah karena jatuh dari sepeda kalau tidak hati-hati. Keamanan bersepeda perlu diperhatikan.

Gunung Batubatara bila diperhatikan dari kejauhan terlihat sepeti susunan istana para raja-raja. Struktur batu kapur berwarna putih seolah memancarkan magnetnya mendorong onthelis menyempatkan diri untuk mengabadikan lokasi ini. Dengan latar belakang gunung Batubatara serta aliran sungai Sipansipahoras, jiwa-jiwa ontelis kembali memancarkan senyuman.
Menyebarangi sungai Sipan Sipahoras yang membentang luas adalah aktifitas yang sangat dirindukan. Sepatu ditenteng, ujung celana pancang dilipat, merupakan siasat jitu agar tidak basah kuyup dari percikan air yang mengalir.Aliran darah ontehis langsung bergejolak begitu kaki mencecahkan di air Sungai Sipan Sihaporas. “Segar Bugar …!!!”
Tawa, Canda, kekaraban dan solidaritas yang tinggi adalah hal yang selalu didapat dalam bersepeda onta. Suasana ini selulu menghinggapi jiwa dalam setiap acara bersepeda tua. Sepeda tua obat mujarab untuk selalu “Segar Bugar…!!!”

13 responses to “Sepeda : Segar Bugar

  1. Horas bah…
    Selamat atas launching blog SGBC, semoga melalui weblog sepeda gaek ini akan semakin menambah persahabatan dan persaudaraan diantara sesama biker sepeda tua.

    Trims, kami juga mengharapkan hal yang sama, dan semoga tali silaturahim diantara kita tetap terjaga.
    Horas…

  2. Angkat terus mas barbel sepedanya..Hidup Ontel

  3. mantab pak…apalagi pas di sungai…nimat nian…..
    salam kenal dari saya pak……..BOC

    Salam kenal semoga BOC dan SGBC dan club pecinta onthel lainnya selalu dalam persaudaraan yang kental.

  4. asyik buanget petualangannya MASS, sajian gambar dan ceritanya sangat seru sehingga mengingatkan kita pada petualangan SIBOLANG di channel TV swasta

    he..he..he…memang seru petualangannya asyik juga kulinernya…thx

  5. Wah…….makan ayam bakar sampe 12 ekor, itu mah Maknyus………sekali
    kapan2 ajak kita dong wisata kulinernya sekaligus nikmati petualangan serunya sambil silaturahim..!
    salam kenal dari KOSTUM Makassar bro…!

    Memang sangat seru waktu itu, apa lagi ada acara bakar ayam. Asyik..thx dah mampir

  6. Sesekali sepeda menaiki orang jangan terus menerus dinaiki. Apalagi Gazelle yang berharga. Kalau di Jawa disebut ‘mikul duwur onthel’😛

    Memandikan barang peninggalan leluhur (termasuk sepeda) kalau di Jawa itu tradisi 1 Suro. Tapi sepertinya temen-temen Sumatera punya tradisi berbeda. Semoga saja air sungai belum tercemar sehingga tidak perlu menghabiskan sekaleng WD-40 bila ini dilakukan di Jawa.

    Pose gambar sepeda menaiki orang memang menarik, gaya spontan he..he..he…

  7. Tambahan lagi,
    Sepeda dan perilaku sudah OK, namun kostum yang belum. Mungkin bisa dipikirkan lagi kostum yang mendukung serta setara dengan konsep sepeda dan perilaku bersepeda kunonya…

    Horas muliate, bang!

    Kostum sepeda tua jadi masukan menarik nech…thx atas masukannya bang Andyt

  8. Itu yang tinggal mangkuknya pasti Arsik ya? atau Sak-Sang? Wah, jadi ngiler berat nih….jadi inget lagunya Lisoi-Lisoi.

    Sirukmak, dorgukma….oo parmitu.

    Yang dimangkuk memang mirip arsik, sebenarnya kuah bumbu ayam bakar yang ketinggalan…nikmat benar ayam bakarnya. Horas…

  9. wahhh..seruuuu..sepedaan dengan suasana masih asri dan alami begitu…kalo di jakarta kan sepedaannya pake acara menghirup asap knalpot dari bus bus di jalan raya..payah !!!

    heheh, makasih lo udah main main ke blog ku yang masih sunyi, sepi dan sendiri ituuu halah kayak lagu gak penting jaman dulu ya hehehe

    salam kenal ya …

    Salam kenal juga, sering2 ya kita saling ngunjungi blog. thx

  10. wew! Blognya berkarakter!
    kapan ya bisa main2 ke sibolga..ngonthel, hohoho
    hidup onthel, tetep gaek!

    Dengan senang hati kami tungu di Sibolga agar kita bareng naik onthel…thx

  11. wah,jadi inget masa dulu lagi semasa sekolah ,masih kanak-kanak suka banget ama sepeda BMX,iya setuju banget saya tuh dengan adanya SGBC,adalah sebagai contoh teladan bagi kawula muda.

    oh ya salam kenal balik yah ,,makasih udah mampir di blog uki2000.wordpress.com.

    thx…mas dah ngasih komen dan mampir di blog ini

  12. Oh Sibolga kampung halaman ku, tempat saya menyelesaikan SD, SMP dan SMA, waktu saya kecil dulu saya punya Sepeda Mini Merk Sanki dan saya sudah hubungi saudara yang sekarang tinggal di rumah di Sibolga untuk mencarinya, tapi sayang katanya sudah dijual ke tukang loak. selamat atas dibuatnya blog ini jadi bisa berkomukasi dengan sanakl sanak di Sibolga.

    “Terima kasih dah mampir ke blog SGBC, kalo bolehkasih pencerahan dikit pak, agar semakin rancak web blog ini.”

  13. mantab bah…slera x dq ngliat dongan2 SGBC touring, dah capek makan ayam bakar + klamud….glekkk, kapan2 boleh ikutan gabung dunkkkk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s