Bersepeda di “Jalur Senyum”

Senyum adalah obat hati, senyum juga penyehat jiwa. Aliran darah berjalan sesuai dengan koridornya bila hati dan jiwa mendapat obat yang berasal dari senyuman. Hal inilah yang didapat pada hari minggu, 25 Mei 2008 pada saat awak teropongkaca dan rekan sejawat bersepeda dan mencoba rute baru yang belum pernah dilalui pada acara touring sebelumnya. Rasa persahabatan dan kekeluargaan terpancar dari raut wajah dan senyum manis warga masyarakat kepada ontelis mania.



Rombongan touring di “Jalur Senyum” adalah Iwan Jambak (wawan_onhtel), Budi MD, Thoib (talkote), Rio_Torusso, Donal (awank_alunk), Julianus (ooe_hutagalung) , Dian (naid), Fahri (teropongkaca), , Bertitik start dari kediaman Budi MD di Jalan Rasak pada minggu pagi perjalanan bersepeda dimulai sekitar jam 06.35 Wib.

Sepanjang jalan setiap warga yang melihat aksi dan gaya para ontelis terlihat tersenyum dan menunjukkan antusias yang tinggi atas keberanian dan kenekatan bersepeda tua di zaman modern ini. Terlihat senyum-senyum persahabatan dari masyarakat, malah ada seorang ibu yang berteriak-teriak memanggil para keluarganya dari dalam rumah khusus untuk memberikan aplus kepada onthelis. Juga ada sepasang suami istri ketika melihat onthelis melintas menyesalkan suaminya karena telah menjual sepeda onhtel mereka beberapa tahun yang lalu, hal ini terlontar dari percakapan mereka yang didengar oleh teropongkaca. Mungkin mereka berfikir dalam hati, seandainya dulu tidak dijual bisa gabung dengan onthelis dalam acara touring ini.

Rute yang ditempuh adalah Sibolga–Pandan-Pantai Indah Kalangan melalui jalan SM Raja-Padang Sidempuan dan berakhir di pemandian alam Air Terjun Sibuni-buni, Sipan Sipahoras. Di Pandan onthelis istrahat sejenak mengisi bahan bakar perut yang mulai keroncongan. Hidangan sate ditambah teh manis hangat menambah tenaga rekan sejawat.

Setelah menikmati hidangan sate kembali perjalanan dilanjutkan ke Pantai Indah Kalangan. Di lokasi objek wisata pantai ini, onthelis memperbanyak aksi berfoto ria. Segala aksi dan gaya diabadikan melalui camera hp yang seadanya. Bergaya dengan sepeda tua di objek wisata ini kembali mendapat sambutan hangat dari para pengunjung pantai ini, apa lagi disaat gadis-gadis remaja pengunjung yang kebetulan sudah tiba sebelumnya memberikan ancungan tangan sebagai tanda pemberi semangat dan juga senyum ramah ibarat doping di pagi hari rasanya bagi onthelis.

Dari Pantai Indah Kalangan touring dilanjutkan kembali ke Arah Jalan pesantren Pandan. Rombongan istrahat sejenak di rumah rekan “Tua” yang baru saja seminggu mendiami rumahnya. Kesempataan ini tidak disia-siakan oleh Thoib (talkote) untuk bergaya bak foto model dengan suasana alam dengan belakang oleh kerbau yang lagi digembala di padang rumput. Thoib (talkote) berusaha menampilkan senyum termanis yang dimilikinya kendati memilki rasa cemas yang dalam, takut ditanduk dan diserobot kerbau dari belakang.

Disepakati oleh tim touring perjalanan dilanjutkan menuju pemandian alam Air Terjun Sibuni-buni, Sipan Sipahoras melalui jalan terminal baru. Di jalan terminal baru Thoib (talkote) mencoba untuk beratraksi dengan gaya ekstrim.

Berdiri di atas sepeda yang melaju bersamaan mengendalikan stang dengan tangan kiri dan tangan kanan satunya lagi memegang jerigen berisi bensin sebagai ekspresi kekecewaan atas kenaikan harga BBM, adalah aksi populer yang dilakukan oleh Thoib Talkote, sehigga mengundang decak kagum orang yang melihatnya.

Akhirnya peserta touring sampai di pemandian alam Sibuni-buni-Sipan Sipahoras. Rekan-rekan onthelis menikmati hawa sejuk yang tercium dari pepohonan rindang. Asyik juga rasanya di lokasi ini berdendang dan berjoget ria. Dengan menggunakan gitar Donal, Thoib, dan olah vokal oleh Rio,Julianus dan Dian (naid) mencoba untuk mencairkan suasana mendendangkan lagu-lagu bersyair gembira.

Rasa lelah dan letih melewati jalan yang berliku,bergelombang dan berbukit-bukit hilang seketika saat tubuh ini dihempaskan kedalam air yang terbentuk seperti kolam renang alam ini. Sangat segar terasa dingin air yang jatuh dan mengalir dari atas air terjun mengusuk badan yang pegal-pegal, ini adalah pijatan alam yang tak ternilai harganya.

Setelah berendam beberapa saat dan bernyanyi di lokasi air terjun menjelang tengah hari sekitar jam 12.00 onthelis permisi mohon pamit pulang kepada ibu penjaga air terjun. Ibu yang berusia setengah baya itu menyatakan terima kasihnya atas kedatangan onthelis ke daerah wisata ini dan berpesan agar membawa rekan-rekan dalam jumlah yang lebih banyak lagi.

Dengan hati gembira yang tak terlukiskan rombongan kecil onhtelis kembali melewati jalan pegunungan yang berbukit menuju menuju Kota Sibolga. “Berseda di Jalur senyum” adalah merupakan rute yang sangat memuaskan dan mengesankan bagi rekan-rekan onthelis yang mengikuti touring ini.

Bagi rekan-rekan yang berminat dalam acara touring selanjutnya ditunggu kesediaannya.Tujuan touring ini adalah untuk menambah keakraban, kekeluargaan dan memelihara nilai sejarah sepeda onthel sebagai benda seni

3 responses to “Bersepeda di “Jalur Senyum”

  1. Sanak sanak mangapo diberi judul berseda di jalur senyum ? apo ado polisi yang merazia kalau kito indak senyum… hehe

    “diagi judul bersepeda di jalur senyum karano satiap urang nan mancalik rombongan sepeda unto langsung sanyum he..he..he.. mungkin taringek sidak langsung ka sipeda angku2nyo dulu he..he..he…”

  2. walaupun sepedanya gaek tapi ternyata masih bisa buat aksi juga (lagi ngeliat foto atraksi yang mau berdiri di atas sepeda)

  3. lamak bana mancalik kawan2 baspeda, smoga touring itu akan smakin menambah keakraban, kekeluargaan dan memelihara nilai sejarah sepeda onthel… ..Salute for “talkote”, nampak bana inyo eks anggota BFG, ati2 dah sanak, beko tajatuh!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s