Bersepeda Ke Pantai Pandan

“Kring…Kring…!!! SGBC….!!! Yes….!!!”

Hari minggu, 22 Juni 2008 kedati menjelang subuh Kota Sibolga diguyur hujan deras ternyatatidak menyurutkan hari para onthelis Sibolga Gaeck Bicyle Club (SGBC) untuk melakukan aktifitas touring wisata ke Pantai Pandan yang berjarak sekitar lebih kurang 10 Km dari pusat Kota Sibolga.Sekitar jam 06.30 bertitik tolak dari pelataran parkir Stadion Horas sekitar sektar50 orang pecinta sepeda tua di Kota Sibolga a bergerak menyusuri jalan SM.Raja menuju Pantai Pandan tepatnya Hotel Bumi Asih.

Kayuhan irama para anggota SGBC beriring berjalan mengendarai sepeda untosambil sesekali bercanda dengan rekan lainnya. Keunikan yang nyata dirasakan saat salah seorang peserta touring Abdi Chussy memutar musik dengan irama india melalui MP3 dibantu dengan loudspeaker menggelegar membuat perjalanan menjadi meriah dan santai. Sesekali onthelis bergoyang di atas sepeda sambil mengikuti irama musik yang berdendang dan mendayu-dayu.

Setibanya di Pantai Pandan-Hotel Bumi Asih peserta penggemar sepeda tua di kawasan Pantai Barat Sumatera ini dengan cekatan dan sigap memparkirkan sepeda masing-masing di palataran yang cukup luas dan asri. Tanpa dikomandokan dan seperti sudah menjadi kebiasaan para anggota SGBC untuk menyusun dan merapikan tata letak parkir sepeda, terlihat jajaran sepeda yang rapi dan mempesona.

Untuk melonggarkan otot dan urat yang tegang karena telah menempuh perjalanan sejauh 10 KM para onthelis Kota Sibolga ini menyempatkan diri untuk mengikuti pendinginan tubuh secara bersama-sama. Acara pendinginan dan peregangan tubuh ini dipandu salah seorang peserta. Tampak guyonan dari para peserta karena teknik yang diajaran oleh sang instruktur tak jauh beda dengan latihan sepak bola. Ada peserta tersenyum-senyum karena ada yang menghitung 1 sampai 8 dengan berbagai ragam bahasa. Ada yang menghitung pakai bahasa Inggirs, ada juga yang menggunakan bahasa Sibolga.Macam-macamlah gaya tingkah laku peserta.

Disaat perut keroncongan seperti yang sudah-sudah menu “mie gomak” ala Sibolga plus nasi lamak adalah menu favorit para perserta. Disajikan oleh dua orang srikandi cantik yang didaulat sebagai pramusaji dadakan menambah keakraban perserta. Dengan lahap peserta melibas habis tanpa tersisa hidangan yang tersedia. Konsumsi ini dipersiapkan oleh pengurus bidang “Salero” ogek Ujang.

Setelah kenyang mengisi perut, masing-masing perserta touring mencari aktifitas masing-masing. Ada yang menyusuri pantai, ada juga perserta bercanda dan berdiskusi kecil membahas perkembangan sepeda. Sementara itu terlihat pesertawanitaberputar-putar mengendarai sepeda ontel menikmati suasana pantai yang membentang luas.

Pagi mulai berlalu matahari siang pun menjelang memancarkan cahaya, peserta touring kembali ke Kota Sibolga dibawah guyuran hujan gerimis. Semakin deras gerimis, semakin kuat pula kayuhan sepeda unto anggota SGBC. Tubuh yang segar dan bugar menghinggapi para onthelis Kota Sibolga.

“Kring…Kring…!!! SGBC….!!! Yes….!!!”

5 responses to “Bersepeda Ke Pantai Pandan

  1. Pandan dan kalangan lamak bana makan ikan bakar, sate lokan dan pale bada, daulu waktu ketek ambo acok basepa ka pandan, wah taraso jauh bana, kok kiniko la taraso dakek mungkin karena rumah rumah la basambung sambung sampe ka pandan.

    “ala rame bana kini dari sibolga ka pandan indak ado lai jaraknyo, jadi kalo basipeda ontel makin indak taraso lutuk tu ala mangayuh sipeda sekian kilo meter”

  2. jadi pengen beli sepeda juga…..

  3. woooww .
    ini speda jaman dinosaurus ya ???!
    haha . keren bgt .
    salam kenal dan sukses buat SGBC !!

  4. Hallo teman teman Ogek di sibolga apa kabarnya,,,!
    buka Fb Saya ya….safwan khayat di tunggu ya…..atau ketik saja di yahoo atau gogle…safwan khayat biar kita bisa komunikasi……oke….salam Ontel.

  5. pantai pandan tempat gw lahir dan melewati masa kecil gw yg indah……. meskipun kedua orang tua gw bukan asli berasal dari sono..tp gw dah anggap pantai pandan sbg kampung halaman gw…. setelah 8 tahun gw pindah dari pandan, gw dtng lg…tp kok pantai na makin kotor dan amburadul yach….kayak gak ada yg peduli tuch… jadi gw mohon yg sebesar2 na kepada instansi pemerintah dan masyarakat mantan tetangga ambo… moto kito rawat bumi kito nan elok tuh… banyak bano potensi pariwisata di situ dah …!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s