SGBC Meriahkan Pawai Sepeda Tua

Kegiatan peringatan HUT RI Ke-63 di Kota Sibolga di di pusatkan di Lapangan Simaremare Sibolga.Peringatan detik-detik proklamasi berlangsung khidmat, yang ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan Pengibar Bendera. Dalam rangka memeriahkan peringatan hari jadi NKRI ini Pemerintah Kota Sibolga melaksanakan kegiatan Karnaval Kenderaan Hias. Walikota Sibolga Drs. Sahat P. Panggabean dan Wakil Walikota Afifi Lubis, SH di dampingi oleh Muspida Plus dengan senyum sumringah melepas rombongan karnaval yang mengambil rute keliling Kota Sibolga.

Tepuk tangan dari Wali Kota dan Wakil

SGBC Sibolga yang merupakan komunitas sepeda tua di Kota Sibolga turut berperan serta dalam kegiatan karnaval kenderaan hias ini. Sebuah mobil Pick Up disulap dan dimodifikasi menjadi kenderaan hias. Ditutupi kain berwarna biru dan ditambah dengan hiasan bunga-bungaan, mobil di dandani sehinga menarik perhatian orang yang melihatnya. Di atas mobil berdiri seorang gadis yang bernama Vaulina dengan penuh percaya diri melambaikan tangan kepada masyarakat yang mengeluk-elukannya sampai berpuluh-puluh kali bahkan beribu kali tanpa henti dan tanpa lelah, sangat luar biasa. Seorang pemuda yang bernama Masdar rekan duet sang gadis bertindak sebagai orator dan komentator merangkap sebagai penggerak semangat para onthelis SGBC Sibolga, mic digenggam suara di gemakan seperti panglima perang di medan juang. Penuh semangat dan percaya diri mereka memegangi sepeda sambil melambaikan tangan kepada masyarakat yang memberikan aplus dan senyuman. Tampilan dan gaya ini mengingatkan kepada raja dan ratu yang lagi dieluk-elukkan rakyatnya pada saat melalui kerumunan massa di Kerajaan Inggris dan juga Belanda. Ternyata kisah gaya dan tampilan itu kini ada di Kota Sibolga, di Kota Berbilang Kaum ini.

Unik dan Menarik

Dibelakang mobil hias SGBC yang berjalan pelan, para anggota SGBC juga para simpatisan sepeda tua alias sepeda unto berjumlah lebih kurang 70 orang menggenjot sepeda dengan penuh semangat juang 45. Kecepatan sepeda yang dikayuh hampir sama dengan kecepatan mobil hias SGBC yang berjalan di depan pasukan sepeda gaek ini. Sesekali terdengar teriakan dari para ontelis Kota Sibolga ini yang kadang mengundang gelak dan tawa sesama pengayuh sepeda tua. Berbagai macam dan gaya busana yang dikenakan oleh para peserta sepeda tua ini, ada yang menggunakan baju khas Jawa dengan blangkonnya, model pakaian ini pakai oleh Julianus, Amir Hamzah dan Musidi. Ada pula yang mengenakan pakaian ala Minang yakni Misran Tanjung, ada pakaian ada Nias. Pakaian adat dan juga pakaian model tempo dulu sangat harmonis dipadu dengan sepeda ontel, khazanah kekayaan bangsa langsung terpancar dari bumi pertiwi yang tercinta. “MERDEKA…!!! HIDUP SGBC…!!!”

Ditengah hiruk pikuk para politisi di seantero nusantara dalam mencari popularitas dan juga kondsi bangsa yang lagi dilanda bencana mulai lumpur Lapindo, krisis BBM sampai persoalan kemiskinan yang masih membelenggu, sejenak Ibu Pertiwi pasti tersenyum. Ibu Pertiwi sesaat dapat bernafas lega melihat para wanita di zaman kemerdekaan ini yang mencintai warisan budaya dan sejarah serta juga merupakan warisan perjuangan merebut kemerdekaan. Senyuman ini didasari oleh gaya jenaka para wanita penggemar sepeda ontel alias sepeda tua di Kota Sibolga. Para wanita dengan busana yang sangat tempo doeloe dan ada juga yang memakai pakaian modis ala masa kini ternyata tak disangka tak diduga memberikan dampak yang sangat luar biasa dalam kegiatan ini, kehadiran para srikandi ini ibarat bunga di tengah permadani alam. Sampai-sampai ada seorang bocah berusia belasan tahun berlari sambil sampai beberapa ratus meter mengiringi pasukan Sepeda Tua Kota Sibolga hanya untuk melambaikan tangannya sambil berterika merdeka, merdeka, merdeka sebagai tanda persahabatan kepada para ontelis.

Rambut Kepang Dua

Apresiasi masyarakat sangat tinggi kepada para wanita pengayuh sepeda tua ini. Rambut kepang dua gaya ekor kuda atau tail horse yang dipadu dengan pita merah putih plus sarung tangan dari kain dibalut busana terbaik model gadis tempo dulu seakan membawa mata melewati lorong waktu masa silam yang menggambarkan senyum manis dan suasana alam yang dimiliki oleh gadis-gadis cantik dan elok di zaman tempo doeloe. Sangat Wajar bila diakhirnya panitia acara memberi hadiah sebagai Juara I kepada Pasukan SGBC karena penampilannya yang membudaya dan mendunia.”Salut…!!!”

Berikut ini ditampilankan beberapa cuplikan foto yang dijepret pada saat mengikuti karnaval tersebut. Rasanya tidak lengkap cerita ini bila tidak lengkap cerita tanpa foto, ibara nasi tanpa kuah.Untuk itu silahkan rekan melihatnya dengan seksama. Foto-foto ini jadi saksi bahwa sepeda tua adalah zat yang tak ternilai harganya dan juga merupakan warisan yang harus dilestarikan bagi kemajuan bangsa. “MERDEKA….!!! MAJULAH BANGSA KU…!!!

Salam SGBC…kring-kring Yes….!!”

MERDEKA …..!!!!

SENYUM TERUS

PASUKAN BESAR

PASUKAN DJARUM BLACK & SGBC

GAYA DI ATAS SEPEDA

MERAH MENYALA

BERBARIS RAPI

PENGGEMAR SEPEDA TUA

GARIS START AWAL LANGKAH

AMIR HAMZAH DAN LINDA BERGAYA

NURHAYATI DAN SATRIA SGBC

SUFRIL IN STYLE

ROMBONGAN TUA DAN MUDA

GARIS START KAYUHAN PERTAMA

DASI DAN SEPEDA ONTEL

JAS DAN LENCANA

Barisan Muda SGBC

HITAM-HITAM SEPEDA ONTEL

SERDADU DAN WANITA

PENAMPILAN SERASI

MELAJU TERUS

ROMBONGAN SGBC

7 responses to “SGBC Meriahkan Pawai Sepeda Tua

  1. percoyo aku nek iki asli onthelis sejati

  2. Wah MuaaaaaaNTaP……Bro
    Salam dr MakaSSaR

  3. Wah hebat sekali Bang
    Salam dari Oncom Bogor

  4. Salam,

    Sememangnya kalian terhebat dalam acara melestarikan sepeda……….basikal warisan generasiku…..Jumpa lagi

  5. mamak…etek…
    baapo kabar di sibolga inin….

    hehehehhehe
    dukung kami yo…

  6. lihat profile sepeda merek empo vorden holland donk sekalian foto2nya, ya bang

  7. Selamat Malam,
    Buat om&tante-2, yg cinta sepeda antik&kuno Original.
    silahken datang dan kunjungi atau KLIK kami di,

    http://classicantiq.multiply.com

    atau contack di 081 704 99911
    di Jamin puas&Pas dengan selera.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s